Perpisahan Tanpa Toga

PERPISAHAN TANPA TOGA
@adonaputri19

Salihah,
Entah harus bersedih ataukah tertawa bahagia
Ketika melihat kamu berhasil menaiki satu tingkatan anak tangga
Pada episode memantaskan diri menjadi insan yang terbaik bagi seluruh umat manusia
Dimana keberhasilan itu bermakna, jarak akan menjadi musuh terbesar bagi kita
Walau kata Joko Pinurbo “Jarak itu sebenarnya tidak pernah ada, Pertemuan dan Perpisahan adalah Rasa”
Namun sekarang perpisahan itu seolah nyata

Salihah,
Harusnya saat ini kita nikmati hari-hari bersama
Karena esok lusa kita tak lagi bersua
Tiada lagi liqa’, tilawah, atau sekadar berbagi cerita
Tiada lagi tingkah usilmu yang terkadang membuatku menghelus dada
Namun semua itu proses pendewasaan bagi kita

Tapi salihah,
Manusia hanya bisa berencana, Allah jua yang menetapkannya
Moment yang kita harapkan dapat menyisakan kenangan bahagia
Dengan berbesar hati, mesti ditiadakan karena pandemi yang melanda
Toga dan sakralnya wisuda hanya sebatas cerita
Namun tak mengapa, kita ambil saja hikmahnya
Mungkin keadaan ini, sebagai latihan bagi kita tuk menahan rasa juga memupuk setia

Salihah,
Pergilah dengan sejumput harapan dan do’a
Ku lepas kau, walau hati sedikit menahan luka
Kenapa tidak, bertahun kita terbiasa bersama
Selama itu pula kita jalin ukhuwah serta cinta
Dan hari ini kita berpisah untuk sementara
Sebutlah namaku disetiap lirihan do’a
Agar kelak Allah satukan kita dalam Jannah-Nya

Payakumbuh, 05 Juni 2020

 

3 thoughts on “Perpisahan Tanpa Toga”

Leave a Comment